Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger Templates

IKLAN 1

iklan 1

Iklan

iklan

Cegah Korban Jiwa, Bhabinkamtibmas Polsek Pasekan Imbau Petani Tak Gunakan Jebakan Tikus Menggunakan Listrik

TRIBRATANEWS POLRES INDRAMAYU
Jumat, 16 Januari 2026 | Januari 16, 2026 WIB Last Updated 2026-01-16T07:33:42Z
iklan

 

Indramayu — Upaya pencegahan kecelakaan kerja di sektor pertanian terus dilakukan Polsek Pasekan Polres Indramayu Polda Jawa Barat. Melalui pendekatan dialogis, Bhabinkamtibmas Polsek Pasekan Bripka Rudy Salam K memberikan imbauan kamtibmas kepada sejumlah petani agar tidak memasang jebakan tikus menggunakan aliran listrik atau setrum.


Kegiatan tersebut dilaksanakan di area pesawahan Desa Karanganyar, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, Jumat pagi (16/1/2026). 


Imbauan disampaikan langsung kepada petani yang pematang sawah dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami.


Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kapolsek Pasekan IPTU Nanang Dasuki menjelaskan, penggunaan listrik untuk menjebak tikus merupakan praktik berbahaya yang telah memakan banyak korban jiwa, baik dari kalangan petani sendiri maupun masyarakat lain yang melintas di sekitar area persawahan.


“Penggunaan jebakan tikus dengan aliran listrik sangat berisiko dan telah menyebabkan korban meninggal dunia. Oleh karena itu, kami terus mengingatkan agar cara-cara berbahaya seperti ini tidak lagi digunakan,” ujar IPTU Nanang Dasuki.


Ia menegaskan, pemilik atau pemasang jebakan listrik yang menyebabkan orang lain meninggal dunia dapat dijerat pidana.


Sebagai alternatif yang lebih aman, Polri mendorong para petani untuk menggunakan metode pengendalian hama yang ramah lingkungan dan tidak membahayakan keselamatan jiwa. 


Beberapa di antaranya adalah pemanfaatan burung hantu (Tyto Alba) sebagai predator alami melalui pemasangan rubuha (rumah burung hantu), pelaksanaan gropyokan atau perburuan tikus secara gotong royong, serta penerapan sistem TBS (Trap Barrier System) dengan pagar plastik dan bubu perangkap.


Selain itu, petani juga diimbau aktif berkoordinasi dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) untuk mendapatkan pendampingan teknis maupun bantuan sarana pengendalian hama yang disubsidi oleh pemerintah.


Melalui pendekatan persuasif dan edukatif tersebut, Kapolsek berharap para petani dapat meningkatkan hasil panen dengan cara yang aman, tanpa harus mempertaruhkan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.


Sementara itu, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif sebagai mitra Polri dalam menjaga keamanan lingkungan.


“Apabila masyarakat menemukan potensi gangguan kamtibmas, kami imbau untuk segera melaporkannya melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU di WhatsApp 0819-9970-0110 atau melalui Call Center Polri 110,” ujar AKP Tarno.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Cegah Korban Jiwa, Bhabinkamtibmas Polsek Pasekan Imbau Petani Tak Gunakan Jebakan Tikus Menggunakan Listrik

Trending Now