Polsek Patrol Kawal Musyawarah Petani Bahas Distribusi Air Irigasi
INDRAMAYU – Guna memastikan terciptanya situasi yang aman dan kondusif dalam setiap penyelesaian masalah di tengah masyarakat, Polsek Patrol Polres Indramayu Polda Jabar, menghadiri kegiatan musyawarah petani Blok Dongol, Desa Bugel, dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Patrol.
Pertemuan penting ini digelar di Kantor Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu, Kamis (23/7/2026), sebagai wadah resmi untuk merespons aspirasi para petani yang mengeluhkan berkurangnya pasokan air irigasi demi mengairi lahan pertanian mereka.
Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kapolsek Patrol Kompol H. Saripudin, menjelaskan kehadiran Polri dalam forum tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya penyelesaian persoalan warga yang mengedepankan asas musyawarah, komunikasi yang baik, serta semangat kebersamaan.
“Polri hadir untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif, sekaligus mendukung terciptanya solusi terbaik bagi para petani,” ujar Kompol H. Saripudin
Musyawarah tersebut dihadiri oleh unsur pimpinan kecamatan dan instansi terkait, di antaranya Camat Patrol Bagus Asep Trisnadi, S.E.; Kapolsek Patrol; perwakilan Danramil 1614/Anjatan; Juru Pintu Air PJT II Kecamatan Patrol Aang Kunaefi; Ketua KTNA Kecamatan Patrol Suraya; Plt. Mantri Pengairan Kecamatan Patrol Herry Nurdiansyah; para petani perwakilan Blok Dongol; serta Bhabinkamtibmas Desa Bugel dan Desa Arjasari.
Dalam forum tersebut, para petani menyampaikan harapan agar dilakukan penambahan debit air serta pembobokan saluran sekitar 4 sentimeter agar aliran air dapat menjangkau lahan persawahan mereka yang mulai kekurangan pasokan.
Menanggapi aspirasi tersebut, Juru Pintu Air PJT II Kecamatan Patrol menjelaskan dalam tiga hari ke depan akan diberlakukan sistem pergantian pengairan, sehingga air dari pintu sekunder hingga sub sekunder diharapkan dapat mengalir ke wilayah yang membutuhkan. Namun, kondisi debit air saat ini memang masih mengalami penurunan sehingga pendistribusiannya harus dilakukan secara bergilir.
Pihak PJT II bersama Pemerintah Desa Patrol juga akan berkoordinasi dengan petugas penjaga pintu air setempat guna mengoptimalkan pengaturan distribusi.
Sementara itu, Camat Patrol memaparkan hasil koordinasi enam camat di wilayah Pantura Indramayu dengan Pengamat Waduk Salamdarma. Berdasarkan data, debit air saat ini tercatat sekitar 14 meter kubik yang harus dibagi ke lima pintu air, sementara kebutuhan ideal untuk wilayah tersebut berkisar antara 20 hingga 25 meter kubik.
Sebagai langkah jangka panjang, pemerintah setempat juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian, Kementerian Pertanian, hingga Wakil Menteri Pertanian guna meninjau langsung kondisi di lapangan, di mana normalisasi jaringan irigasi tersier di Kecamatan Patrol direncanakan dapat terlaksana pada tahun ini.
Kompol H. Saripudin berharap seluruh pihak dapat terus mengedepankan komunikasi yang sejuk dan koordinasi yang baik agar permasalahan distribusi air ini dapat diselesaikan secara bertahap tanpa menimbulkan potensi konflik di tengah masyarakat.
“Semangat kebersamaan dan musyawarah menjadi kunci utama dalam mencari solusi. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga situasi yang aman dan kondusif serta mempercayai penyelesaian permasalahan melalui koordinasi bersama pemerintah dan instansi terkait,” tutupnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno turut mengimbau masyarakat agar tidak ragu segera melapor apabila menemukan potensi gangguan keamanan maupun ketertiban di lingkungan sekitar melalui layanan pengaduan cepat Lapor Pak POLISI – SIAP MAS INDRAMAYU via WhatsApp di nomor 0819-9970-0110 atau menghubungi Call Center Polri 110.
.jpeg)