Kapolsek Indramayu Ajak Pelajar MAN 1 Bijak Bermedia Sosial dan Tertib Berlalu Lintas
INDRAMAYU – Kapolsek Indramayu Polres Indramayu Polda Jabar AKP Indrie Hapsari, S.H., M.H., bersama personel Polsek Indramayu memberikan materi dalam kegiatan literasi di MAN 1 Indramayu, Jalan Soekarno Hatta, Desa Pekandangan, Kecamatan Indramayu, Senin (28/9/2026) kemarin.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 07.50 WIB tersebut turut diikuti Kanit Binmas Polsek Indramayu AIPDA Anton Heryana dan Bhabinkamtibmas Desa Pekandangan AIPDA Syamsul.
Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kapolsek Indramayu AKP Indrie Hapsari mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk mendukung peningkatan budaya literasi sekaligus memberikan pembinaan kepada pelajar mengenai berbagai persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
“Kami ingin mendorong para pelajar agar semakin gemar membaca, memiliki wawasan yang luas, sekaligus mampu memahami berbagai aturan dan risiko yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari,” kata AKP Indrie Hapsari. Selasa (29/9/2026)
Dalam kesempatan tersebut, para siswa diajak meningkatkan minat baca dan menjadikan literasi sebagai bagian dari kebiasaan belajar.
Selain itu, personel Polsek Indramayu juga memberikan edukasi mengenai rambu-rambu lalu lintas serta aturan berkendara bagi pelajar yang telah memenuhi persyaratan usia.
Para siswa diingatkan agar tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai standar, selalu membawa surat kendaraan seperti STNK dan SIM, serta menggunakan helm berstandar SNI saat berkendara.
AKP Indrie juga mengingatkan pentingnya bijak menggunakan telepon genggam dan media sosial.
Menurutnya, pelajar harus memahami etika di ruang digital, tidak mudah menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya, serta mampu menyaring berbagai konten yang mereka terima.
“Jangan mudah percaya maupun menyebarkan berita bohong atau hoaks. Gunakan media sosial secara positif dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Materi lainnya menyangkut bahaya perundungan atau bullying, tawuran, narkoba, serta pentingnya membangun lingkungan pergaulan yang sehat dan positif.
Para siswa juga diingatkan untuk tidak terlibat maupun berafiliasi dengan geng motor karena dapat membawa dampak hukum serta membahayakan diri sendiri dan orang lain.
Polsek Indramayu turut menyampaikan mengenai penerapan pembatasan aktivitas pelajar pada malam hari hingga pukul 22.00 WIB sebagai langkah pencegahan terhadap potensi keterlibatan remaja dalam berbagai aktivitas negatif.
Selain pembinaan, para guru dan pelajar juga diperkenalkan dengan layanan darurat kepolisian melalui Call Center Polri 110.
Layanan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan laporan maupun meminta bantuan kepolisian dalam situasi darurat.
Menurut AKP Indrie, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara kepolisian dan institusi pendidikan.
“Kami berharap kehadiran polisi di lingkungan sekolah tidak hanya memberikan edukasi mengenai hukum dan kamtibmas, tetapi juga menjadi penyemangat bagi siswa untuk terus belajar, meningkatkan literasi, serta membangun karakter yang baik,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, Kapolsek Indramayu berharap para pelajar semakin memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas, mampu menggunakan media digital secara cerdas, menjauhi kenakalan remaja, serta mengetahui cara mengakses layanan kepolisian ketika membutuhkan bantuan.
Terpisah, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi - Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya.
.jpeg)
