Kapolres Indramayu Dengarkan Keluhan Masyarakat di Jatibarang
INDRAMAYU – Keluhan mengenai knalpot bising, perkembangan laporan pencurian, hingga minimnya penerangan jalan mengemuka dalam silaturahmi Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. bersama Yayasan Dana Asih Tionghoa Kabupaten Indramayu dan tokoh lintas agama.
Pertemuan berlangsung di Gardena Hotel, Jalan Banjarsari No. 24, Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Jumat (9/10/2026), pukul 16.00 hingga 18.00 WIB.
Didampingi Kapolsek Jatibarang AKP Suprapto, S.H., M.Si., Kapolres membuka ruang bagi peserta untuk menyampaikan kritik, aspirasi, dan persoalan yang membutuhkan tindak lanjut kepolisian.
“Kami menyadari pelayanan kepolisian masih sangat jauh dari kata memuaskan bagi masyarakat. Lewat forum ini, kami ingin membuka ruang koordinasi yang rutin agar setiap perkembangan dan keluhan di lapangan dapat dideteksi secara cepat untuk segera ditindaklanjuti bersama,” ujar Kapolsek mengutip jawaban Kapolres Indramayu, Sabtu (10/10/2026)
Dalam sesi diskusi, Alex dan Sutrisno menyampaikan keluhan mengenai penggunaan knalpot brong yang mengganggu kenyamanan warga.
Menanggapi hal itu, Kapolres dan Kapolsek Jatibarang menyampaikan penertiban terus dilakukan. Menurut Suprapto, banyak pengguna yang ditemukan merupakan anak di bawah umur sehingga pengawasan keluarga juga menjadi perhatian.
Suprapto turut menjelaskan penanganan kelompok pemuda yang berkumpul di wilayah Jatibarang, termasuk pembubaran kelompok yang mengganggu ketertiban serta proses hukum terhadap pihak yang kedapatan membawa senjata tajam.
Pendeta Yoke Manopo juga menanyakan mekanisme klaim Jasa Raharja bagi jemaat yang mengalami kecelakaan. Kapolres menyatakan akan mengirimkan panduan mengenai mekanisme tersebut.
Sementara itu, Cecep Saefudin menyampaikan kekhawatiran mengenai pencurian sepeda motor saat salat Subuh di masjid serta persoalan ketertiban yang disebut melibatkan orang dengan gangguan jiwa.
Kapolres kemudian menginstruksikan Kapolsek Jatibarang untuk mempelajari pola kerawanan yang disampaikan dan meningkatkan koordinasi pengamanan lingkungan.
Selain membahas keluhan warga, Kapolres mengapresiasi peran tokoh masyarakat dan lintas agama dalam menjaga kerukunan.
Pertemuan dihadiri Kasat Intelkam AKP Agus Suwartono, S.H., Kasat Binmas IPTU Tasim, S.I.P., perwakilan FKUB unsur Buddha Fusen, dan Kuwu Desa Bulak Lor H. Ali Sadikin.
Turut hadir 17 pengurus paguyuban serta Pendeta Ronald Poli’i dari GPDI Filadelfia, Pendeta Yoke Manopo dari GBIS, dan Pendeta Yonatan dari GKI Jatibarang.
Pada akhir diskusi, IPTU Tasim mengingatkan pentingnya keterlibatan orang tua dalam mengawasi pergaulan anak untuk mencegah keterlibatan dalam geng motor.
Kapolsek Jatibarang juga menawarkan bantuan pengamanan tanpa biaya bagi anggota yayasan yang membutuhkan pengawalan saat mengambil uang tunai dalam jumlah besar di bank.
Ia berharap forum silaturahmi dapat memperkuat koordinasi dan membantu perbaikan pelayanan.
“Kami berharap komunikasi dengan Yayasan Dana Asih Tionghoa dan seluruh tokoh lintas agama terus terjaga, sehingga setiap masukan dapat ditindaklanjuti dan kerukunan masyarakat di wilayah Jatibarang semakin kuat,” pungkasnya.
Terpisah, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi – Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center Polri 110 jika melihat atau mengetahui adanya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya.
