Pro Blogger Templates
ZoyaPatel

Polisi Blusukan ke Warung Pinggir Sawah di Widasari Indramayu, Ini Tujuannya

Mumbai

 

INDRAMAYU – Warung kelontong di pinggir jalan persawahan Desa Ujungaris, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, menjadi tempat polisi berdialog dengan warga. Sambil berbincang santai, polisi mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan jalanan hingga kenakalan remaja.

Kegiatan tersebut dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Widasari, Bripka Suhendi, saat menyambangi warga dan petani yang sedang berkumpul di sebuah warung, Senin (12/10/2026) siang.

Tak ada suasana formal dalam pertemuan itu. Bripka Suhendi membaur bersama warga, mendengarkan informasi seputar kondisi lingkungan, sekaligus menyampaikan sejumlah pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Mulai dari antisipasi pencurian kendaraan bermotor (curanmor), bahaya geng motor, balap liar, hingga tawuran remaja menjadi topik yang dibicarakan.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kapolsek Widasari AKP Dedi Wahyudi mengatakan, kegiatan sambang merupakan salah satu cara kepolisian membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini.

"Kami selalu mendorong Bhabinkamtibmas untuk aktif menemui warga langsung di tempat mereka beraktivitas. Duduk bersama dan mengobrol santai seperti di warung kelontong ini efektif membuat masyarakat tidak sungkan menyampaikan masukan maupun keluhan terkait keamanan lingkungan," ujar Dedi.

Menurutnya, komunikasi yang terjalin secara terbuka dapat membantu polisi mengetahui persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Dengan begitu, potensi gangguan keamanan diharapkan dapat diantisipasi sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

Dedi menjelaskan, salah satu perhatian kepolisian saat ini adalah mencegah keterlibatan remaja dalam aktivitas negatif, termasuk geng motor, balap liar, dan tawuran.

Karena itu, para orang tua diminta lebih peduli terhadap aktivitas dan pergaulan anak-anak mereka, terutama saat berada di luar rumah.

"Kami mengimbau warga Desa Ujungaris untuk bersama-sama mengawasi anak-anak remaja agar tidak terlibat geng motor, balap liar, maupun tawuran," katanya.

Tak hanya soal kenakalan remaja, polisi juga mengingatkan warga agar lebih waspada terhadap pencurian kendaraan bermotor.

Masyarakat diminta tidak meninggalkan sepeda motor tanpa pengawasan, terutama ketika diparkir di pinggir jalan atau kawasan persawahan.

Penggunaan kunci ganda menjadi salah satu langkah sederhana yang dianjurkan untuk mengurangi risiko pencurian.



"Jaga keamanan barang berharga seperti sepeda motor dengan kunci ganda. Kami juga mengajak masyarakat mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan atau siskamling," ujar Dedi.

Selain meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas, warga diingatkan agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

Menurutnya, berita bohong atau hoaks yang beredar di media sosial dapat memicu kesalahpahaman hingga mengganggu kerukunan masyarakat.

Dedi berharap warga dapat menjadi mitra kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan dengan aktif menyampaikan informasi apabila menemukan aktivitas mencurigakan.

"Jika ada indikasi gangguan keamanan, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas agar bisa cepat diantisipasi dan ditangani bersama," pesannya.

Terpisah, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi - Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya.

Ahmedabad