Polisi Sahabat Anak Hadir di Krangkeng Indramayu, Tanamkan Disiplin dan Sikap Anti Bullying
INDRAMAYU – Polisi punya cara tersendiri untuk mendekatkan diri dengan anak-anak sekolah. Di Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, seorang anggota polisi hadir menjadi pembina upacara sekaligus mengingatkan siswa agar tidak melakukan perundungan atau bullying terhadap teman.
Kegiatan tersebut dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Krangkeng, Bripda Vio Apryan, di SD Negeri 04 Krangkeng, Senin (12/10/2026).
Di hadapan ratusan siswa dan para guru yang mengikuti upacara bendera sekitar pukul 07.00 WIB, Vio menyampaikan sejumlah pesan tentang kedisiplinan, pentingnya saling menghargai, hingga bahaya perundungan di lingkungan sekolah.
Ia mengingatkan para siswa bahwa tindakan mengejek, mengucilkan teman, maupun melakukan kekerasan fisik bukanlah sesuatu yang bisa dianggap sebagai candaan biasa.
"Anak-anak sekalian adalah cikal bakal pemimpin masa depan. Kami hadir di sini untuk menanamkan jiwa disiplin sejak dini, mulai dari hal kecil seperti tertib mengikuti upacara dan patuh pada aturan sekolah," ujar Vio dalam amanatnya.
Menurutnya, kebiasaan baik perlu ditanamkan sejak usia sekolah dasar. Salah satunya dengan membangun sikap saling menghormati dan tidak menyakiti teman, baik melalui perkataan maupun perbuatan.
"Jangan ada aksi ejek-ejekan, mengucilkan teman, apalagi main fisik. Jadikan sekolah ini tempat yang aman dan menyenangkan untuk belajar," pesannya.
Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kapolsek Krangkeng AKP Nandang Supriatna mengatakan, kehadiran polisi di lingkungan sekolah merupakan bagian dari pembinaan karakter sekaligus upaya mencegah perilaku negatif sejak dini.
Menurutnya, edukasi tentang kedisiplinan dan bahaya bullying penting diberikan kepada anak-anak agar mereka memahami batasan dalam bergaul serta mampu menghargai perbedaan.
Melalui kegiatan tersebut, polisi juga ingin membangun kedekatan dengan para siswa sehingga mereka tidak merasa takut ketika bertemu anggota kepolisian.
"Sinergi antara kepolisian dan lembaga pendidikan sangat penting untuk mengawal tumbuh kembang anak. Lewat pendekatan yang humanis, anak-anak diharapkan tidak lagi takut kepada polisi, melainkan menganggap polisi sebagai sahabat mereka," ujar Nandang.
Ia juga mengapresiasi pihak sekolah dan para guru yang telah mendukung kegiatan pembinaan tersebut.
Nandang menilai, pendidikan karakter tidak cukup hanya disampaikan melalui pelajaran di kelas. Keteladanan dan pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari juga memiliki peran penting.
Karena itu, para siswa diharapkan mampu menerapkan sikap disiplin, menghormati guru, menyayangi teman, serta mematuhi aturan, baik di sekolah maupun di rumah.
"Kami berharap pesan kedisiplinan ini tidak hanya didengar saat upacara, tetapi juga dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah," katanya.
Melalui program Polisi Sahabat Anak, Polsek Krangkeng berupaya memperkuat hubungan antara kepolisian dan dunia pendidikan sekaligus mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan. Pungkasnya.
Terpisah Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan melalui Call Center Polri 110 atau layanan Lapor Pak Polisi – Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110.
