Pro Blogger Templates
ZoyaPatel

Polsek Sukagumiwang Monitoring Debit Air Sungai Cimanuk dan Sindu Praja

Mumbai

 

Indramayu – Personel Polsek Sukagumiwang Polres Indramayu Polda Jawa Barat monitoring debit air Sungai Cimanuk dan Sungai Sindu Praja sebagai langkah antisipasi potensi banjir di wilayah hukum Polsek Sukagumiwang, Sabtu (24/1/2026).


Kegiatan monitoring dilaksanakan sekitar pukul 12.00 WIB oleh Panit Intelkam Polsek Sukagumiwang Aiptu H. Umar Jaya, S.H., Bhabinkamtibmas Desa Sukagumiwang Aipda Tarmudi, serta Bhabinkamtibmas Desa Sukawera Brigadir Wawan Cahyadi. 


Pemantauan dilakukan di sepanjang aliran Sungai Cimanuk dan Sungai Sindu Praja yang membentang dari Desa Cibeber, Kecamatan Sukagumiwang, hingga Desa Sukawera, Kecamatan Kertasemaya.


Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kapolsek Sukagumiwang AKP Suripto mengatakan monitoring debit air sungai dilakukan sebagai langkah deteksi dini untuk meminimalisir dampak banjir serta memastikan keselamatan masyarakat.


“Monitoring ini kami lakukan secara berkala untuk mengetahui perkembangan debit air sungai dan kondisi di lapangan, sehingga langkah antisipasi dapat segera dilakukan bersama instansi terkait dan masyarakat,” ujar AKP Suripto.


Berdasarkan hasil koordinasi dengan Kepala PU Pengairan Kertasemaya, Carim, diketahui bahwa debit air Sungai Cimanuk di Bendungan/Pintu Air Cileuis, Desa Bondan, Kecamatan Sukagumiwang, tercatat mencapai 797.167 meter kubik per detik, sementara debit air Sungai Sindu Praja berada di angka 14.483 meter kubik per detik.


Hasil monitoring di lapangan menunjukkan beberapa dampak akibat meningkatnya debit air sungai. Di Blok Gumiwang Utara RT 01/04 Desa Sukagumiwang, air Sungai Cimanuk masuk ke pekarangan warga melalui tanggul sungai yang mengalami longsor dengan ketinggian sekitar 30 sentimeter. Warga setempat bersama Bhabinkamtibmas melakukan penanganan sementara dengan menambah ketinggian tanggul menggunakan karung berisi tanah.


Selain itu, jembatan gantung di Blok Bojong Kulon Desa Gunungsari, Kecamatan Sukagumiwang, yang menghubungkan Desa Gunungsari dan Desa Cangko, tidak dapat dilalui akibat genangan air setinggi sekitar 60 sentimeter. Sementara di Blok Buyut Hakim RT 21/05 Desa Tullungagung, Kecamatan Kertasemaya, serta Desa Kliwed Blok Bojong RT 16 dan 17, air Sungai Cimanuk juga masuk ke pekarangan warga dengan ketinggian sekitar 20 hingga 30 sentimeter melalui pintu klep pembuangan yang mengalami kebocoran.


Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Sukagumiwang juga turut bahu membahu bersama warga melakukan upaya penanganan darurat di sejumlah titik rawan, termasuk penguatan tanggul sungai menggunakan karung berisi tanah guna menahan luapan air.


Ia menambahkan, kehadiran personel Polri di tengah masyarakat dalam situasi seperti ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.


“Kami mengimbau warga yang tinggal di bantaran sungai agar tetap waspada, mengikuti perkembangan informasi, serta segera melaporkan apabila terjadi peningkatan debit air atau kondisi yang berpotensi membahayakan,” pungkasnya.


Sementara itu, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengajak masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan kepolisian yang tersedia.


“Jika menemukan potensi gangguan kamtibmas atau membutuhkan bantuan darurat, masyarakat dapat menghubungi Call Center 110 atau layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU melalui WhatsApp di nomor 0819-9970-0110,” tutup AKP Tarno.

Ahmedabad