Pro Blogger Templates
ZoyaPatel

Respons Cepat Layanan 110, Polsek Juntinyuat Kembalikan Bocah Tuna Wicara yang Tersesat di Tengah Hujan

Mumbai

 

INDRAMAYU – Keberadaan Nomor Layanan Darurat 110 kembali membuktikan efektivitasnya dalam membantu masyarakat.

Berkat laporan cepat warga dan respons sigap kepolisian, seorang anak berusia 9 tahun bernama Sulfatun Nela, yang sempat tersesat di tengah guyuran hujan, berhasil kembali ke pelukan keluarganya, Rabu (11/3/2026) malam.

Peristiwa ini bermula saat seorang warga bernama Waslam (40) melintas di perbatasan Jalan Raya Desa Segeran - Desa Pondoh. Di tengah kondisi cuaca hujan dan jalanan yang sepi (toang sawah), ia merasa iba melihat seorang anak kecil berjalan kaki sendirian dalam keadaan basah kuyup.

Waslam kemudian mengajak anak tersebut naik ke mobil pikapnya untuk berlindung. Namun, komunikasi sempat terkendala karena sang anak menderita tuna wicara. Karena tak ada warga di sekitar Pasar Desa Segeran yang mengenal identitas bocah tersebut, Waslam pun berinisiatif menghubungi Nomor Layanan 110 Polres Indramayu.

Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kapolsek Juntinyuat Iptu Trio Tirtana, menjelaskan sesaat setelah menerima laporan Dumas (Aduan Masyarakat), piket siaga Polsek Juntinyuat langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan penanganan.

"Setelah menerima informasi dari layanan 110 sekira pukul 18.50 WIB, kami langsung menuju TKP untuk menjemput sang anak dan melakukan upaya pencarian identitas keluarganya di lapangan," ujar Iptu Trio Tirtana. Kamis (12/3/2026)

Beruntung, di lokasi tersebut petugas bertemu dengan Nursalim (38) dan pamong desa setempat, Tarsidi, yang mengenali anak tersebut.

Tanpa menunggu lama, petugas kepolisian didampingi saksi langsung mengantarkan Sulfatun Nela menuju kediamannya di Desa Segeran.

Kedatangan petugas membawa kebahagiaan sekaligus rasa haru bagi sang ibu, Roniah.

Ia membenarkan bahwa putrinya tersebut telah meninggalkan rumah sejak pukul 16.00 WIB untuk bermain. Pihak keluarga mengaku sempat panik dan mencari ke sekeliling desa namun tidak membuahkan hasil hingga akhirnya diantarkan pulang oleh polisi.

"Anak tersebut sudah kami serahkan kembali kepada ibu kandungnya dalam keadaan sehat dan baik. Kami mengapresiasi keberanian Waslam yang peduli dan segera melapor melalui jalur yang tepat, yakni nomor 110," tambah Kapolsek.

Pihak keluarga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada jajaran Polsek Juntinyuat Polres Indramayu atas dedikasi dan pelayanan cepat yang diberikan. Sinergi antara kepedulian warga dan respons kepolisian ini berhasil mencegah potensi bahaya bagi anak tersebut di tengah cuaca ekstrem.

Polres Indramayu kembali mengimbau kepada para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di luar rumah, serta mengingatkan masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan Layanan 110 dalam keadaan darurat.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengajak masyarakat untuk terus menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan dan menjaga lingkungan.

“Apabila masyarakat menemukan potensi gangguan kamtibmas, kami imbau untuk segera melaporkannya melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU di WhatsApp 0819-9970-0110 atau melalui Call Center Polri 110,” ujar AKP Tarno

Ahmedabad