Pro Blogger Templates
ZoyaPatel

Operasi SAR Hari Ke-2: Sat Polairud Polres Indramayu Temukan Nelayan KM Julita Jaya dalam Kondisi Meninggal Dunia

Mumbai

 

INDRAMAYU – Perjuangan tim gabungan dalam operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap nelayan KM Julita Jaya yang dilaporkan hilang di perairan Indramayu akhirnya membuahkan hasil. 


Pada pencarian hari kedua, Selasa (14/4/2026), tim berhasil menemukan korban atas nama Tarno Nelayan KM Jelita Jaya dalam kondisi meninggal dunia setelah melakukan penyisiran intensif di perairan Eretan.


Operasi SAR ini dimulai sejak pukul 07.30 WIB, di mana tim gabungan yang terdiri dari Satpolairud Polres Indramayu, Ditpolairud Polda Jabar, serta tim Basarnas Kabupaten Cirebon bertolak dari Dermaga Pelabuhan Perikanan Eretan. 


Menggunakan Kapal Patroli Polisi VIII-2005 dan dukungan kapal patroli lainnya, petugas menyisir koordinat-koordinat yang diduga menjadi lokasi hilangnya korban berdasarkan laporan masyarakat nelayan Eretan Kulon.


Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kasat Polairud Polres Indramayu AKP Asep Suryana, menjelaskan penemuan jenazah berawal dari informasi nelayan setempat yang tengah melaut. Sekitar pukul 08.30 WIB, anggota di lapangan menerima laporan bahwa nakhoda Perahu SRI MILIK, Raswandi, menemukan jenazah yang terlilit jaring saat sedang menarik alat tangkapnya.


"Jenazah ditemukan di titik koordinat 06*17.250' LS 108*03.750' BT. Berdasarkan keterangan nelayan di lokasi, jenazah mulai tersangkut pada jaring sekitar pukul 07.20 WIB. Tim SAR gabungan segera bergerak ke titik tersebut untuk melakukan evakuasi dengan bantuan para nelayan lainnya," ujar AKP Asep Suryana.


Setelah proses pengangkatan yang dramatis, jenazah akhirnya berhasil dievakuasi ke atas kapal patroli. Sekitar pukul 09.15 WIB, tim bertolak kembali menuju daratan dan tiba di Dermaga Pelabuhan Perikanan Eretan Kulon pada pukul 10.00 WIB. Jenazah kemudian langsung dibawa menuju rumah duka di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, untuk diserahkan kepada pihak keluarga.


Di sela-sela operasi SAR tersebut, personel Satpolairud juga menyempatkan diri memberikan imbauan langsung kepada para nelayan yang ditemui di laut. 


Petugas meminta para nelayan untuk selalu memantau kondisi cuaca dan tidak memaksakan diri melaut saat cuaca buruk guna mencegah terjadinya kecelakaan laut serupa di masa mendatang.


"Kami berkoordinasi erat dengan Basarnas dan pengurus KUD Mina Bahari untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan mulai dari penyisiran hingga evakuasi ke rumah duka berjalan aman dan terkendali. Kami turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban atas musibah ini," pungkas AKP Asep Suryana. 


Sementara, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengajak masyarakat untuk terus menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan dan menjaga lingkungan.


“Apabila masyarakat menemukan potensi gangguan kamtibmas, kami imbau untuk segera melaporkannya melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU di WhatsApp 0819-9970-0110 atau melalui Call Center Polri 110,” ujar AKP Tarno

Ahmedabad