Antisipasi Konflik, Polsek Gabuswetan dan Muspika Gelar Rakor Sistem Gilir Air Lahan Pertanian
INDRAMAYU – Muspika Kecamatan Gabuswetan, Kecamatan Bongas, dan Kecamatan Anjatan melaksanakan rapat koordinasi lintas sektoral terkait pelaksanaan sistem gilir air bagi lahan pertanian di Blok Kapitu, Desa Cipedang, Kecamatan Bongas, Jumat (10/7/2026).
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan distribusi air irigasi berjalan tertib, adil, serta mencegah potensi konflik antar petani.
Turut hadir dalam kegiatan ini Plt. Camat Gabuswetan, Rusyad Nurdin, S.T., M.Si., dan Kapolsek Gabuswetan, AKP H. Karnadi, S.H. Hadir pula Camat Bongas Dedi Irawan, S.Sos., M.AP., Camat Anjatan, serta perwakilan Pemerintah Desa Cipedang.
Koordinasi difokuskan pada pengawasan pintu air irigasi serta memastikan sistem gilir air dijalankan sesuai jadwal yang telah disepakati bersama oleh kelompok tani di wilayah perbatasan tersebut.
Polri bersama pihak kecamatan melakukan pendekatan cooling system melalui dialog langsung dengan para petani untuk memastikan seluruh pihak mematuhi aturan pembagian air.
Selain melakukan pengecekan debit air dan jadwal buka-tutup pintu air, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar menjaga kebersihan saluran irigasi. Larangan membuang sampah ke aliran air ditekankan agar distribusi menuju lahan pertanian tidak terhambat dan tetap optimal.
Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kapolsek Gabuswetan AKP H. Karnadi, menegaskan kehadiran Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap sektor pertanian sekaligus upaya preventif menjaga stabilitas kamtibmas.
"Kehadiran kami di sini untuk memastikan pembagian air berlangsung adil dan sesuai kesepakatan. Melalui koordinasi lintas sektoral dan pendekatan dialogis, kami mendorong para petani untuk selalu mengedepankan musyawarah jika terjadi kendala, sehingga potensi konflik dapat dicegah sejak dini," ujar AKP H. Karnadi.
Menurutnya, pengelolaan irigasi yang efektif membutuhkan kerja sama kolektif antara pemerintah, pengelola teknis pengairan, dan para petani sebagai pengguna. Komunikasi yang harmonis menjadi kunci agar kebutuhan air untuk tanaman padi dapat terpenuhi secara merata.
Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan bahwa sistem gilir air saat ini berlangsung tertib dan sesuai jadwal. Sinergi yang terjalin antara Polri, aparat pemerintah kecamatan, dan kelompok tani terbukti efektif dalam memitigasi gesekan antar warga di lapangan.
Polsek Gabuswetan berkomitmen untuk terus mengawal kegiatan ketahanan pangan di wilayah hukumnya.
Dengan pendekatan yang mengedepankan musyawarah dan kerja sama lintas sektoral, diharapkan distribusi air tetap lancar sehingga produktivitas pertanian di wilayahnya tetap terjaga, sekaligus menciptakan situasi wilayah yang aman, tertib, dan kondusif. Tutup AKP H. Karnadi.
Terpisah, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Lapor Pak Kapolres – SIAP MAS INDRAMAYU melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya.
.jpeg)