Beri Pembekalan MPLS di SMPN 2 Gabuswetan, Kapolsek: Pelajar Harus Jauhi Bullying dan Kenakalan Remaja
INDRAMAYU – Kapolsek Gabuswetan Polres Indramayu Polda Jabar AKP H. Karnadi, S.H., memberikan edukasi Kamtibmas kepada para peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 2 Gabuswetan, Kabupaten Indramayu, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman sejak dini kepada pelajar baru mengenai bahaya perundungan (bullying), tawuran antar pelajar, keterlibatan dalam geng motor, serta berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya.
Kegiatan yang berlangsung di SMPN 2 Gabuswetan, Blok Karang Asem, Desa Druntenwetan, tersebut dihadiri pula oleh Aipda Nur Fadli dan Aipda Zaenal Abidin.
Dalam sesi edukasi ini, Polsek Gabuswetan menekankan pentingnya disiplin, sikap hormat, serta tanggung jawab sebagai seorang pelajar untuk menghindari perilaku yang merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekolah.
Para pelajar diberikan pemahaman mendalam untuk tidak melakukan tindakan bullying, kekerasan, maupun pengeroyokan terhadap teman sebaya. Selain itu, kepolisian juga menyoroti bahaya keterlibatan siswa dalam aksi tawuran dan geng motor yang berpotensi menyeret mereka ke dalam pelanggaran hukum.
Tak hanya soal perilaku, Kapolsek juga mengimbau siswa untuk tidak membolos dan menekankan aturan lalu lintas terkait larangan mengendarai sepeda motor bagi pelajar yang belum cukup umur.
Secara aturan, siswa yang belum memenuhi usia belum diperbolehkan mengendarai motor. Hal ini demi keselamatan mereka sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kapolsek Gabuswetan AKP H. Karnadi, menjelaskan pembekalan ini merupakan langkah preventif untuk membentuk karakter pelajar yang disiplin dan taat hukum.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai positif agar pelajar menjauhi segala bentuk kenakalan remaja. Kami mendorong mereka untuk fokus menjadi generasi berprestasi, menghormati guru, berbakti kepada orang tua, serta mematuhi tata tertib sekolah," ujar AKP H. Karnadi.
Kapolsek menambahkan, penting bagi pelajar untuk pandai memilih lingkungan pergaulan yang positif, serta menyeimbangkan pendidikan formal dengan nilai-nilai agama dan moral di keluarga.
Menurutnya, sinergi antara pihak sekolah, orang tua, dan kepolisian merupakan kunci utama dalam membina generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berakhlak, dan memiliki kepedulian sosial.
Polsek Gabuswetan berkomitmen untuk terus konsisten melakukan pembinaan di lingkungan pendidikan.
“Harapannya, para pelajar dapat menjadi pelopor budaya anti-bullying dan terus termotivasi untuk meraih prestasi demi masa depan yang lebih baik,” jelas Kapolsek.
Terpisah, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Lapor Pak Kapolres – SIAP MAS INDRAMAYU melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya.
.jpeg)