Pro Blogger Templates
ZoyaPatel

Polisi Masuk Sekolah, Polsek Juntinyuat Ingatkan Pelajar Hindari Geng Motor dan Narkoba

Mumbai

 

INDRAMAYU, -  Polsek Juntinyuat Polres Indramayu Polda Jabar menyambangi SMK Muhammadiyah Segeran, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Rabu (15/7/2026) kemarin. 


Kedatangan kepolisian ini dalam rangka program Police Goes To School untuk memberikan edukasi penting bagi ratusan siswa baru di sela kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).


Suasana MPLS di SMK Muhammadiyah Segeran tampak berbeda saat Kapolsek Juntinyuat, IPTU Trio Tirtana H., S.H., hadir di hadapan para siswa baru. 



Kehadiran Kapolsek ini bukan untuk menakut-nakuti, melainkan memberikan pembekalan agar para remaja ini tidak terjerumus ke jalan yang salah.


Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kapolsek Juntinyuat IPTU Trio Tirtana H., menegaskan program ini adalah upaya preventif Polri dalam membentengi generasi muda. Menurutnya, remaja adalah masa emas yang rentan terpengaruh pergaulan negatif.


"Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesadaran para pelajar. Kami bicara blak-blakan soal bahaya narkoba, tawuran, hingga ancaman geng motor yang akhir-akhir ini cukup meresahkan. Kami ingin siswa tahu dampaknya bagi masa depan mereka," ujar IPTU Trio Tirtana, Sabtu (18/7/2026)


Tak sekadar materi bahaya narkoba, IPTU Trio juga mensosialisasikan Maklumat Kapolda Jawa Barat mengenai bahaya geng motor. 


Poin penting yang ditekankan adalah mengenai kebijakan jam malam bagi pelajar, Jelasnya.


IPTU Trio meminta para siswa untuk lebih bijak dalam memanfaatkan waktu luang. Ia berharap tidak ada lagi pelajar yang berkeliaran di jalanan hingga larut malam tanpa alasan yang jelas.


"Kami mengimbau siswa manfaatkan waktu untuk kegiatan positif. Jaga pergaulan, hormati orang tua dan guru, serta hindari aktivitas di luar rumah pada malam hari yang tidak perlu. Ini langkah krusial untuk menjaga keamanan diri sendiri dan masyarakat," tegasnya.


Sesi tanya jawab menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu. Para siswa tampak antusias mengajukan pertanyaan, mulai dari bagaimana cara menolak ajakan teman untuk melakukan hal negatif, hingga konsekuensi hukum jika terjerat kasus narkoba.


IPTU Trio mengaku senang dengan antusiasme para siswa. Menurutnya, komunikasi dua arah yang terbuka seperti ini adalah kunci membangun sinergi antara polisi dan sekolah.


"Hasil yang kami harapkan bukan hanya siswa tahu hukum, tapi mereka bisa menjadi generasi yang disiplin, berprestasi, dan berperan positif di lingkungannya. Kami ingin sekolah menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi mereka untuk belajar," pungkasnya.


Terpisah,  Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Lapor PAK POLISI – SIAP MAS INDRAMAYU melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center Polisi 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya.

Ahmedabad