Lantunan Salawat Menggema di Gabuswetan Indramayu, Kehadiran Polisi di Tengah Jamaah Ciptakan Suasana Sejuk
INDRAMAYU — Suasana religius menyelimuti halaman Masjid Al Ikhlas, Blok Welut, Desa Gabus Kulon, Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu, Senin malam (24/8/2026).
Warga berkumpul mengikuti pengajian dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB tersebut turut dihadiri personel Polsek Gabuswetan Polres Indramayu Polda Jabar. Kehadiran kepolisian bukan hanya untuk memastikan kegiatan berlangsung aman, tetapi juga menjadi bagian dari silaturahmi dengan tokoh agama dan masyarakat.
Pengajian menghadirkan KH Fikri Haikal M.Z. sebagai penceramah. Warga mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib hingga selesai.
Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M, melalui Kapolsek Gabuswetan AKP H. Karnadi mengatakan, kepolisian memberikan perhatian terhadap kegiatan keagamaan yang melibatkan masyarakat dalam jumlah banyak agar seluruh rangkaian dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.
“Kehadiran anggota merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat. Kami ingin memastikan kegiatan keagamaan berlangsung aman sekaligus mempererat silaturahmi antara Polri, tokoh agama dan masyarakat,” kata AKP H. Karnadi. Selasa (25/8/2026)
Menurutnya, kegiatan keagamaan memiliki nilai penting dalam membangun kehidupan sosial masyarakat. Selain menjadi ruang untuk meningkatkan nilai spiritual, pertemuan semacam itu juga memperkuat kebersamaan dan komunikasi antarwarga.
Momentum Maulid Nabi, lanjutnya, dapat dimaknai dengan meneladani nilai-nilai yang diajarkan Nabi Muhammad SAW, terutama dalam membangun kehidupan yang damai, saling menghormati, peduli terhadap sesama dan menjaga persaudaraan.
Nilai tersebut dinilai sejalan dengan upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Lingkungan yang aman tidak hanya dibangun melalui patroli atau pengamanan, tetapi juga melalui hubungan sosial yang sehat serta kepedulian warga terhadap satu sama lain.
“Ketika komunikasi antara warga, tokoh agama, pemerintah dan aparat berjalan baik, berbagai persoalan yang muncul di lingkungan juga lebih mudah diselesaikan secara bersama-sama,” ujar AKP H. Karnadi.
Dalam kegiatan tersebut, personel juga memantau situasi di sekitar lokasi pengajian. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi gangguan yang dapat menghambat jalannya acara, termasuk memastikan aktivitas masyarakat di sekitar tempat kegiatan tetap berjalan tertib.
AKP H. Karnadi menambahkan, pendekatan melalui kegiatan keagamaan menjadi salah satu cara kepolisian membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.
Polisi, menurutnya, tidak hanya hadir ketika terjadi persoalan hukum atau gangguan keamanan. Kehadiran dalam kegiatan sosial dan keagamaan juga penting agar masyarakat memiliki ruang komunikasi yang lebih terbuka dengan petugas.
“Hubungan yang harmonis dengan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga kamtibmas. Informasi dari masyarakat juga sangat membantu kami mengetahui perkembangan situasi di lingkungan,” katanya.
Terpisah Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi - Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya.
.jpeg)