Polri Hadir di Tengah Petani, Gilir Air Irigasi di Gabuswetan Berjalan Aman dan Tertib
INDRAMAYU – Polsek Gabuswetan Polres Indramayu Polda Jawa Barat bersinergi dengan petugas PJT Irigasi Tersier Kecamatan Gabuswetan melaksanakan pengamanan dan pemantauan distribusi air irigasi (gilir air) untuk lahan pertanian warga.
Kegiatan ini dipusatkan di Pintu Air B.KHR.12 yang mencakup wilayah Desa Gabuskulon dan Desa Druntenwetan, Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu, Minggu (2/8/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB tersebut melibatkan sejumlah personel Polsek Gabuswetan, di antaranya AIPTU Rudiyanto, AIPTU Tarsono, SH, AIPDA Nur Fadli, serta AIPDA Zaenal Ab., yang turun langsung bersama petugas pengairan guna memastikan proses pembagian air berlangsung tertib, adil, dan sesuai jadwal.
Kapolres Indramayu AKBP Prianggo. P.M. melalui Kapolsek Gabuswetan AKP H. Karnadi menjelaskan kehadiran anggota Polri di lapangan merupakan wujud pelayanan aktif kepada masyarakat sekaligus langkah preventif untuk mengantisipasi potensi konflik antarpetani akibat perebutan pasokan air sawah.
“Polri hadir untuk memastikan pelaksanaan sistem gilir air berjalan tertib dan sesuai kesepakatan. Kami juga mengedepankan pendekatan humanis melalui dialog dengan para petani agar setiap permasalahan dapat diselesaikan dengan musyawarah sehingga situasi kamtibmas tetap aman dan nyaman,” ujar AKP H. Karnadi.
Dalam pelaksanaannya, petugas di lapangan melakukan pengecekan langsung terhadap debit air serta memastikan pintu irigasi dibuka dan ditutup tepat waktu sesuai giliran wilayah masing-masing.
Selain itu, petugas juga berdialog interaktif dengan para petani untuk meredam potensi kesalahpahaman sekaligus mengajak seluruh pihak mematuhi jadwal yang telah disepakati bersama pihak PJT Irigasi dan pemerintah desa.
Tidak hanya mengawal kelancaran distribusi air, petugas turut memberikan imbauan penting kepada masyarakat agar bersama-sama merawat infrastruktur irigasi, salah satunya dengan tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air demi menjaga kelancaran aliran menuju sawah dan mendukung keberhasilan sektor ketahanan pangan.
Hasil pemantauan menyeluruh menunjukkan bahwa sistem gilir air pada hari itu berjalan dengan lancar, tertib, dan adil sesuai zona pembagiannya.
AKP H. Karnadi menegaskan sinergi yang solid antara Polri, petugas pengairan, pemerintah desa, dan kelompok tani adalah kunci utama dalam menjaga keharmonisan di tengah masyarakat agraris.
“Dengan komunikasi yang baik, potensi kesalahpahaman maupun perebutan air dapat dicegah sejak dini. Kami berharap kebersamaan ini terus terjalin demi mendukung ketahanan pangan nasional serta menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif di wilayah hukum Polsek Gabuswetan,” pungkasnya.
Terpisah Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengingatkan masyarakat agar tidak ragu untuk segera melapor apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas, kejadian darurat, maupun aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
"Masyarakat dapat memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi, Siap Mas Indramayu di nomor WhatsApp 0819-9970-0110 atau layanan Kepolisian di nomor 110 (Bebas Pulsa)," singkatnya.
.jpeg)