Respons Cepat Layanan Lapor Pak Polisi - Siap Mas Indramayu, Polsek Juntinyuat Hadir Dampingi Keluarga Yang Berduka
INDRAMAYU — Komitmen jajaran Kepolisian Resor Indramayu Polda Jabar dalam menghadirkan pelayanan cepat dan responsif kembali diuji.
Melalui layanan Lapor Pak Polisi, Siap Mas Indramayu di nomor WhatsApp 0819-9970-0110, Polsek Juntinyuat langsung bergerak menindaklanjuti laporan warga yang membutuhkan bantuan medis darurat di wilayah Desa Juntikedokan, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Minggu (2/8/2026).
Peristiwa tersebut bermula pada pukul 11.40 WIB, ketika piket siaga Polsek Juntinyuat menerima laporan dari seorang warga bernama Artini. Melalui pesan WhatsApp, ia meminta bantuan kepolisian untuk mendampingi evakuasi ayahnya, Supardi, yang tengah mengalami kondisi kritis akibat sakit.
Merespons laporan tersebut, petugas piket segera berkoordinasi dan menghubungi pelapor guna memvalidasi informasi.
Tak berselang lama, Kapolsek Juntinyuat IPTU Trio Tirtana H., S.H., bersama Kanit Reskrim Ipda Casuni, S.H, M.Pd., jajaran personel piket, Bhabinkamtibmas, serta didampingi oleh Lurah Desa Juntikedokan, langsung bergegas menuju kediaman pelapor.
Namun, di tengah perjalanan menuju lokasi, petugas menerima kabar duka dari pihak keluarga bahwa Supardi telah mengembuskan napas terakhirnya.
Kapolres Indramayu AKBP Prianggo. P.M melalui Kapolsek Juntinyuat IPTU Trio Tirtana H. menjelaskan, pihaknya tetap melanjutkan perjalanan ke rumah duka meski warga yang dilaporkan telah meninggal dunia. Langkah ini diambil sebagai bentuk empati, tanggung jawab moral, serta kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat yang sedang berduka.
“Begitu menerima laporan, anggota langsung melakukan komunikasi dengan pelapor dan bergerak menuju lokasi. Meskipun saat petugas dalam perjalanan korban dinyatakan telah meninggal dunia, kami tetap mendatangi lokasi untuk memberikan pendampingan serta berkoordinasi dengan keluarga dan pemerintah desa,” ujar IPTU Trio Tirtana
Berdasarkan keterangan pihak keluarga kepada petugas kepolisian, almarhum Supardi diketahui telah menderita penyakit stroke selama kurang lebih dua tahun terakhir dan memiliki riwayat medis tekanan darah tinggi.
Sebelum meninggal, almarhum sempat dilaporkan terjatuh di dekat pintu rumah sebelum akhirnya dibantu oleh keluarganya untuk didudukkan kembali. Pihak keluarga kemudian sempat memanggil tenaga kesehatan untuk memberikan pertolongan medis awal, namun nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan telah meninggal dunia.
Menerima kejadian tersebut sebagai sebuah takdir, pihak keluarga ikhlas dan memutuskan untuk tidak melakukan autopsi. Rangkaian prosesi pemakaman almarhum langsung dipersiapkan dan dilangsungkan pada Minggu sore usai pelaksanaan salat Asar di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Buyut Batar, Desa Juntikedokan.
Dalam kesempatan tersebut, Polsek Juntinyuat bersama aparat pemerintah desa turut membantu proses takziah serta memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan agar prosesi pemakaman berjalan lancar.
Terpisah Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengingatkan masyarakat agar tidak ragu untuk segera melapor apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas, kejadian darurat, maupun aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
"Masyarakat dapat memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi, Siap Mas Indramayu di nomor WhatsApp 0819-9970-0110 atau layanan Kepolisian di nomor 110 (Bebas Pulsa)," singkatnya.
.jpeg)