Pro Blogger Templates
ZoyaPatel

Polres Indramayu Cek TKP Penemuan Pria Meninggal di Pabeanudik

Mumbai

 

INDRAMAYU – Polres Indramayu Polda Jabar cek lokasi penemuan seorang pria meninggal dunia di pinggir Jalan Tanggul Prajagumiwang, RT 003 RW 010, Desa Pabeanudik, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Senin (28/9/2026) kemarin.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengatakan, korban diketahui bernama Casman, (66) warga Desa Tugu, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu.

Korban pertama kali diketahui dalam kondisi tergeletak di pinggir jalan sekitar pukul 08.15 WIB.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, seorang warga saat itu melihat korban sudah tergeletak di pinggir jalan. Temuan tersebut kemudian disampaikan kepada ketua RT dan ketua RW setempat.

Warga selanjutnya mendatangi lokasi dan mendapati korban dalam posisi tengkurap serta sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

“Setelah menerima laporan, petugas Polsek Indramayu bersama Tim Identifikasi/Inafis Polres Indramayu dan tenaga medis dari Puskesmas Margadadi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan,” kata AKP Tarno. Selasa (29/9/2026)

Pengecekan ke tempat kejadian perkara turut dipimpin Kapolsek Indramayu AKP Indrie Hapsari, S.H., M.H., bersama Kanit Reskrim IPDA Supriyatna, S.H., Ka SPKT AIPTU Budi Susanto, Kanit Patroli AIPTU Asep Saepudin, Kanit Binmas AIPDA Anton Heryana, personel Bhabinkamtibmas, anggota Reskrim, anggota patroli, Pawas Polres Indramayu, Satreskrim Polres Indramayu, serta Tim Inafis.

Dari hasil pemeriksaan awal yang dilakukan tenaga medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kata AKP Tarno.

Berdasarkan keterangan dokter yang melakukan pemeriksaan, korban diperkirakan telah meninggal dunia kurang dari dua jam sebelum ditemukan dan diduga meninggal akibat serangan jantung.

AKP Tarno menambahkan, berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui meninggalkan rumah pada Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

Keluarga juga menjelaskan bahwa korban sebelumnya pernah pergi dari rumah dan ditemukan di luar wilayah Indramayu.

Setelah proses pemeriksaan di lokasi selesai, korban dibawa ke RSUD Kabupaten Indramayu untuk penanganan lebih lanjut. Namun, pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan autopsi dan membuat surat pernyataan. Jenazah kemudian dibawa pulang untuk dimakamkan.

“Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Pihak keluarga juga telah menerima kejadian tersebut dan menolak dilakukan autopsi,” ujar AKP Tarno.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang milik korban yang ditemukan di sekitar lokasi, berupa satu pasang sandal jepit dan satu buah kopiah.

Ahmedabad