Polsek Sukra Dibekali Teknik Komunikasi
INDRAMAYU – Polsek Sukra Polres Indramayu Polda Jabar menggelar kegiatan Police Public Speaking & Service Communication sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan komunikasi personel dalam memberikan pelayanan yang prima, humanis, dan mengayomi kepada masyarakat.
Kegiatan berlangsung di Mapolsek Sukra, Senin (28/9/2026) kemarin.
Materi disampaikan Founder Respeak Indonesia Bayu Munggaran Putra Suhendar, S.M., dengan fokus pada penguatan kompetensi komunikasi personel kepolisian ketika berhadapan langsung dengan masyarakat.
Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kapolsek Sukra IPTU Andi Supriyatna mengatakan, keterampilan komunikasi merupakan salah satu unsur penting dalam pelayanan kepolisian.
Menurutnya, personel tidak hanya dituntut mampu menyampaikan informasi, tetapi juga harus memastikan pesan dapat dipahami masyarakat dan diarahkan pada solusi yang tepat.
“Komunikasi yang baik sangat menentukan kualitas pelayanan. Personel harus mampu mendengarkan, memahami persoalan masyarakat, kemudian memberikan penjelasan dan mengarahkan pada solusi sesuai kewenangan,” kata IPTU Andi Supriyatna. Selasa (29/9/2026)
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai fondasi komunikasi personel yang mencakup clarity, control, confidence, dan connection.
Peserta juga dibekali teknik The Art of Speaking Clearly, mulai dari artikulasi, pengaturan volume suara, tempo hingga intonasi agar informasi dapat disampaikan dengan jelas dan mudah dipahami.
Selain aspek verbal, pelatihan turut membahas powerful non-verbal presence yang meliputi postur tubuh, kontak mata, gestur, dan ekspresi wajah ketika berkomunikasi dengan masyarakat.
IPTU Andi menjelaskan, kemampuan komunikasi menjadi semakin penting ketika personel menghadapi situasi yang membutuhkan ketenangan dan pengendalian diri.
Karena itu, peserta juga diberikan materi Communication Under Pressure dengan pendekatan berhenti sejenak sebelum merespons, mendengarkan, memvalidasi persoalan, serta melakukan klarifikasi.
“Dalam menghadapi masyarakat yang sedang emosional, personel harus tetap tenang. Dengarkan terlebih dahulu, pahami persoalannya, kemudian berikan penjelasan secara jelas dan tetap humanis,” ujarnya.
Pelatihan juga memberikan simulasi berbagai tantangan komunikasi yang kerap ditemui dalam pelaksanaan tugas kepolisian, seperti menghadapi warga emosional di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), permintaan masyarakat yang berada di luar kewenangan kepolisian, mediasi sengketa warga, hingga penyampaian imbauan kamtibmas.
Peserta diarahkan menggunakan pola komunikasi dengar, ringkas, jelaskan, dan arahkan ketika menangani berbagai persoalan tersebut.
Menurut IPTU Andi, pola komunikasi yang tepat diharapkan dapat mencegah kesalahpahaman sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.
“Tujuannya agar setiap personel mampu berbicara, merespons, dan menjelaskan dengan baik. Pelayanan bukan sekadar menyelesaikan persoalan, tetapi juga bagaimana masyarakat merasa didengar dan dilayani dengan baik,” katanya.
Kapolsek Sukra berharap materi yang diperoleh dapat diterapkan dalam tugas sehari-hari, baik ketika menerima pengaduan, melakukan sambang, mediasi, maupun berkomunikasi dalam berbagai kegiatan pelayanan masyarakat.
Melalui peningkatan kompetensi tersebut, pelayanan kepolisian diharapkan semakin profesional, komunikatif, responsif, serta tetap mengedepankan pendekatan yang humanis. Pungkasnya.
Terpisah, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi - Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya.
