Pro Blogger Templates
ZoyaPatel

Kapolsek Haurgeulis Ingatkan Pelajar Jauhi Geng Motor dan Penyalahgunaan OKT

Mumbai

 

INDRAMAYU – Kapolsek Haurgeulis Polres Indramayu Polda Jabar AKP H. Saefullah turun langsung menemui ratusan pelajar SMK NU Haurgeulis, Kabupaten Indramayu.

Kapolsek mengingatkan para pelajar agar tidak terjerumus dalam aktivitas geng motor, tawuran, maupun penyalahgunaan obat keras tertentu (OKT).

Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di Aula SMK NU Haurgeulis, Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.

Di hadapan para pelajar, AKP H. Saefullah mengajak generasi muda lebih berhati-hati dalam memilih pergaulan. Ia juga menyoroti bahaya penggunaan obat keras tanpa resep dan pengawasan dokter.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kapolsek Haurgeulis AKP H. Saefullah mengatakan, edukasi tersebut merupakan langkah kepolisian untuk mencegah kenakalan remaja sekaligus membangun kesadaran hukum sejak usia sekolah.

"Kami hadir langsung di SMK NU Haurgeulis untuk mengingatkan adik-adik agar menjauhi penyalahgunaan obat keras tertentu, seperti tramadol, Hexymer, dan sejenisnya tanpa resep dokter," ujar Saefullah.

Menurutnya, penyalahgunaan obat keras dapat berdampak serius terhadap kesehatan fisik dan mental. Penggunaan tanpa pengawasan medis juga berisiko menimbulkan ketergantungan dan mengganggu aktivitas belajar.

Karena itu, para pelajar diminta tidak mudah mengikuti ajakan teman untuk mencoba obat-obatan yang tidak digunakan sesuai tujuan pengobatan.

Saefullah juga mengingatkan bahwa pergaulan yang tidak sehat dapat membuka peluang keterlibatan remaja dalam berbagai perilaku berisiko.

"Jangan sampai masa depan kalian rusak karena salah memilih pergaulan. Hindari penyalahgunaan obat keras, geng motor, dan tawuran yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain," pesannya.
Tak hanya membahas penyalahgunaan obat keras, Kapolsek Haurgeulis juga menyoroti aktivitas geng motor dan aksi ugal-ugalan di jalan raya.

Ia meminta para pelajar tidak mudah terpancing ajakan berkumpul yang mengarah pada balap liar, konvoi berbahaya, maupun tawuran antar kelompok.

Menurutnya, tindakan tersebut tidak hanya membahayakan keselamatan, tetapi juga dapat membawa konsekuensi hukum apabila berujung pada pelanggaran atau tindak pidana.

Saefullah menegaskan, masa sekolah seharusnya dimanfaatkan untuk mengembangkan kemampuan, membangun persahabatan, dan mempersiapkan masa depan.

Ia pun mengajak para pelajar lebih fokus pada pendidikan dan kegiatan positif yang dapat mengembangkan bakat serta kreativitas.

"Hindari aksi ugal-ugalan di jalan raya yang merugikan diri sendiri dan keluarga. Fokuslah belajar dengan tekun, asah kreativitas positif kalian, dan jadilah pelajar berprestasi yang membanggakan Kabupaten Indramayu," katanya.

Selain itu, para pelajar diingatkan agar selalu menghormati guru dan menaati tata tertib sekolah.

Saefullah menilai, kedisiplinan dan sikap saling menghargai merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter generasi muda.

"Kami mengajak seluruh siswa untuk selalu menghormati bapak dan ibu guru di sekolah. Jadikan nasihat mereka sebagai bekal agar kalian tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab," ujarnya.

Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, Kapolsek Haurgeulis berharap para pelajar semakin memahami risiko penyalahgunaan obat keras dan keterlibatan dalam aktivitas geng motor.

Kepolisian juga mendorong kerja sama antara sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk mengawasi pergaulan remaja serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman.

Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi - Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya.

Ahmedabad