Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger Templates

Iklan

iklan

Jelang Kenaikan Harga BBM, Kapolsek Losarang Sidak SPBU

TRIBRATANEWS POLRES INDRAMAYU
Kamis, 01 September 2022 | September 01, 2022 WIB Last Updated 2022-09-01T03:33:59Z
iklan


Indramayu,----
Kapolsek Losarang, Kompol H. Mashudi, S.H., M.H., didampingi anggota Polsek Losarang jajaran Polres Indramayu Polda Jabar sidak ke SPBU Jumbleng, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Rabu (31/08/22) kemarin.


“Sidak ke SPBU ini dalam rangka mencegah terjadinya penyimpangan BBM Bersubsidi,” kata Kapolres Indramayu, AKBP M. Lukman Syarif melalui Kapolsek Losarang Kompol H. Mashudi.


Selain itu, kegiatan ini kami laksanakan untuk mencegah antrian panjang dan menjaga ketertiban menjelang kenaikan harga BBM.


Disampaikannya, dalam kesempatan itu pihaknya juga melakukan edukasi kepada masyarakat dengan kebijakan yang diambil pemerintah pusat.


Berdasarkan kesimpulan Tim Harga Minyak Indonesia, kata Kapolsek, beberapa faktor yang mempengaruhi peningkatan harga minyak mentah utama di pasar internasional, selain terganggunya pasokan minyak mentah global seiring terjadinya konflik Rusia-Ukraina, juga pengenaan sanksi dan kegagalan infrastruktur produksi di negara-negara penghasil minyak mentah.


“Hal ini tentunya membutuhkan kerja keras dari fungsi Pengawasan terhadap Distributor BBM pada setiap SPBU di lapangan dalam hal ini dibutuhkan kehadiran Polri dalam mengawasi ketersesuaian peruntukan BBM Subsisi yang diberikan Pemerintah agar benar – benar didistribuiskan sesuai peruntukannya kepada Masyarakat yang membutuhkan dan juga menghindari penyalahgunaan BBM Subsidi Pemerintah misalkan terhadap Subsidi masyarakat digunakan untuk Perindustirian kemudian adanya Penimbunan BBM dan lain sebagainya,” terang Kompol H. Mashudi didampingi Kasi Humas Polres Indramayu, Iptu Didi Wahyudi, Kamis (1/9/22) pagi.


Dalam sidak ini, kami menemukan masyarakat yang membeli BBM Pertalit dengan menggunakan Dirijen.


“Meskipun pembelian dengan menggunakan Dirijen tapi dengan  jumlah yang terbatas yaitu sebanyak 60 liter dan disertai dengan Surat dari UPTD Ketahanan pangan dan Pertanian, dimana masyarakat membeli BBM tersebut untuk keperluan mesin Grabag (potong padi) serta untuk dijual di warung eceran.” Pungkas Kompol H. Mashudi.


ANDRI/HMS RES IMYU

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Jelang Kenaikan Harga BBM, Kapolsek Losarang Sidak SPBU

Trending Now

Iklan

iklan