Pro Blogger Templates
ZoyaPatel

Geng Motor Kocar-kacir di Kandanghaur Indramayu, Tinggalkan Kendaraan dan Senjatan Tajam Saat Dikejar Polisi

Mumbai

 

INDRAMAYU – Aksi konvoi sekelompok remaja yang diduga kuat hendak tawuran berhasil dibubarkan oleh Polsek Kandanghaur Polres Indramayu Polda Jawa Barat. Minggu dini hari (15/2/2026)

Dalam insiden tersebut, para terduga pelaku kocar-kacir melarikan diri hingga meninggalkan senjata tajam dan sepeda motor mereka di lokasi kejadian.

Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kapolsek Kandanghaur, AKP Joni, mengungkapkan peristiwa ini bermula saat personel piket siaga melakukan Patroli Rutin KRYD sekitar pukul 03.00 WIB.

"Saat personel melakukan patroli, mereka berpapasan dengan gerombolan remaja yang sedang konvoi menggunakan sepeda motor," ujar AKP Joni kepada awak media.

Bukan sekadar konvoi biasa, kelompok remaja tersebut terlihat membawa berbagai jenis senjata tajam dan menyalakan petasan. Bahkan, mereka sempat menutup akses jalan di Gang Bongas, tepatnya di Blok Sasak Kuning, Desa Parean Girang.

Kapolsek menyebut aksi arogan ini sempat memicu keresahan dan ketakutan warga yang hendak melintas di jalur tersebut.

Namun menyadari kehadiran petugas kepolisian, nyali para remaja ini mendadak ciut. Tanpa pikir panjang, mereka langsung membuang senjata tajam ke jalanan. Tak hanya itu, lima unit sepeda motor ditinggalkan begitu saja. Para terduga pelaku memilih lari tunggang langgang masuk ke pemukiman warga untuk menghindari kejaran petugas.

"Petugas kepolisian bersama warga Desa Curug dan Desa Parean Girang sudah berupaya melakukan pengejaran serta penyisiran ke gang-gang pemukiman. Namun, para terduga pelaku berhasil melarikan diri dan kehilangan jejak," jelas AKP Joni.

Dari hasil penyisiran di lokasi, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti yang cukup mengerikan, di antaranya 7 bilah senjata tajam (terdiri dari jenis celurit, parang, hingga alat cobek) selain itu 5 unit sepeda motor merk Honda (tipe Vario, Scoopy, dan Beat).



AKP Joni memastikan tidak ada korban luka maupun kerusakan material dalam insiden tersebut. Saat ini, situasi di lokasi sudah kembali aman dan kondusif.

Sebagai langkah antisipasi, pihak kepolisian akan terus meningkatkan patroli, khususnya pada jam-jam rawan dan di titik-titik yang dianggap rawan gangguan kamtibmas.

"Kami imbau kepada para orang tua yang mempunyai anak remaja agar lebih ketat mengawasi aktivitas anak-anaknya. Pastikan mereka sudah di rumah saat jam malam agar tidak terlibat aksi yang bisa membahayakan nyawa mereka sendiri maupun orang lain," pesannya.



Sementara itu, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengajak masyarakat untuk terus menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan dan menjaga lingkungan.

“Apabila masyarakat menemukan potensi gangguan kamtibmas, kami imbau untuk segera melaporkannya melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU di WhatsApp 0819-9970-0110 atau melalui Call Center Polri 110,” ujar AKP Tarno.

Ahmedabad