Pro Blogger Templates
ZoyaPatel

Penyelesaian Masalah di Polsek Gantar, Perselisihan Akibat Kecelakaan Truk Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Mumbai

 

INDRAMAYU – Polsek Gantar Polres Indramayu Polda Jabar kembali mengedepankan pendekatan humanis dalam menyelesaikan permasalahan masyarakat melalui mekanisme problem solver. Kali ini, penyelesaian dilakukan terhadap perkara kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan dump truck di wilayah Kecamatan Gantar.

Kegiatan penyelesaian masalah berlangsung di Saung Curhat Warga Gantar , halaman Mako Polsek Gantar, Kamis (26/6/2026), dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Situraja Bripka Arief Setiaji dengan menghadirkan kedua belah pihak dan keluarganya untuk bermusyawarah secara kekeluargaan.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kapolsek Gantar IPTU Sutarko mengatakan, penyelesaian masalah melalui musyawarah merupakan salah satu bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

“Kami mengedepankan penyelesaian secara kekeluargaan apabila kedua belah pihak memiliki itikad baik dan sepakat untuk berdamai. Pendekatan ini diharapkan dapat menjaga hubungan baik antar warga sekaligus memberikan rasa keadilan bagi semua pihak,” ujar IPTU Sutarko.

Ia menjelaskan, peristiwa bermula ketika satu unit dump truck warna kuning-biru yang dikemudikan Riki (28) melaju di Jalan Haurgeulis–Mekarwaru, Tepatnya di Blok JPP Desa Baleraja, Kecamatan Gantar. Diduga karena melaju dengan kecepatan tinggi dan kejutan tikungan, pengemudi melakukan pengereman mendadak sehingga kendaraan tidak terkendali dan menabrak dump truck berwarna merah yang dikemudikan Tarsiman (52) .

Akibat kejadian tersebut, pengemudi dump truck kuning mengalami luka robek di bagian kening, sementara kedua kendaraan mengalami kerusakan.

Setelah kejadian, Bhabinkamtibmas bersama pihak terkait segera memberikan pertolongan kepada korban dengan membawa ke Klinik Darma Asih Desa Baleraja untuk mendapatkan penanganan medis. Selanjutnya dilakukan koordinasi dengan pemerintah desa serta memfasilitasi musyawarah di Mako Polsek Gantar.

Dari hasil mediasi, kedua belah pihak sepakat bahwa peristiwa tersebut merupakan kecelakaan murni tanpa unsur kesengajaan.

Dalam kesepakatan damai tersebut, pihak pertama bersedia memberikan biaya perbaikan kendaraan sebesar Rp5 juta kepada pihak kedua dan telah diterima. Kedua belah pihak juga sepakat menganggap kejadian tersebut sebagai musibah serta tidak akan melanjutkan perkara ke proses pengadilan maupun tuntutan di kemudian hari.

IPTU Sutarko menambahkan, keberhasilan penyelesaian melalui pemecahan masalah menjadi bukti bahwa komunikasi, mediasi, dan musyawarah masih menjadi solusi efektif dalam menyelesaikan permasalahan di tengah masyarakat.

“Polri akan terus hadir sebagai mediator yang mengedepankan pendekatan persuasif, sehingga setiap persoalan yang terjadi di masyarakat dapat diselesaikan secara damai, cepat, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kekeluargaan,” tutupnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengimbau masyarakat agar terus menjalin sinergi dengan kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Apabila masyarakat mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas maupun membutuhkan bantuan kepolisian, segera laporkan melalui layanan Lapor Pak Kapolres – SIAP MAS INDRAMAYU melalui WhatsApp 0819-9970-0110 atau Call Center Polri 110 agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujar AKP Tarno.

Ahmedabad