Pro Blogger Templates
ZoyaPatel

Polsek Pasekan Gelar Binluh di Lingkungan Sekolah

Mumbai

 

INDRAMAYU — Polsek Pasekan Polres Indramayu Polda Jabar melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan (binluh) kepada siswa-siswi kelas XII SMK NU Karang Anyar, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, Selasa (15/9/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Kanit Binmas Polsek Pasekan AIPTU Edi Juhaedi bersama Kanit Reskrim Polsek Pasekan AIPDA Sigit Hadi P.

Kegiatan diikuti siswa-siswi kelas XII serta guru dan staf sekolah dalam rangka cooling system untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kapolsek Pasekan IPTU Nanang Dasuki mengatakan, kegiatan binluh tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai berbagai bentuk kenakalan remaja dan risiko pelanggaran hukum yang dapat merugikan masa depan mereka.

Menurutnya, salah satu perhatian kepolisian adalah kerawanan penyalahgunaan obat-obatan terlarang yang dapat berawal dari pengaruh pergaulan, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

“Kami memberikan pemahaman kepada siswa agar tidak mudah terpengaruh pergaulan yang dapat membawa mereka pada penyalahgunaan obat-obatan terlarang, minuman beralkohol, maupun perilaku yang bertentangan dengan hukum,” kata IPTU Nanang Dasuki.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa juga diberikan edukasi mengenai pencegahan perundungan atau bullying serta kekerasan di lingkungan sekolah. Paparan konten kekerasan di media sosial dan pengaruh pergaulan dinilai perlu mendapat perhatian bersama dari pihak sekolah, orang tua, dan lingkungan.

IPTU Nanang mengatakan, guru memiliki peran penting dalam mengawasi perubahan perilaku siswa sekaligus mendeteksi sejak dini apabila terdapat indikasi keterlibatan pelajar dalam perilaku berisiko.

Selain itu, para pelajar diingatkan agar tidak ikut bergabung dalam kelompok geng motor maupun terlibat balap liar karena dapat membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain serta berpotensi berhadapan dengan proses hukum.

“Jangan sampai sekadar ikut-ikutan kemudian terjerumus dalam geng motor atau balap liar. Dampaknya tidak hanya membahayakan keselamatan, tetapi juga dapat merusak masa depan para pelajar,” ujarnya.

Dari kegiatan tersebut, para pelajar diharapkan semakin memahami bahaya penyalahgunaan obat-obatan terlarang dan minuman beralkohol terhadap kesehatan, termasuk risiko serta konsekuensi hukum apabila terlibat dalam geng motor maupun tindakan melanggar hukum lainnya.

IPTU Nanang Dasuki berharap sinergi antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan para pelajar terus diperkuat sehingga lingkungan pendidikan dapat menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk belajar.

“Harapan kami, para siswa fokus belajar, menjaga pergaulan, menghormati sesama, serta tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun sekolah,” pungkasnya.

Terpisah, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi - Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya.

Ahmedabad